Recent Post

Tampilkan postingan dengan label Bermanfaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bermanfaat. Tampilkan semua postingan

Tips:Baterai Notebook, Dipasang atau Dilepas Ketika Adapter Terpasang?

li-ion-laptop-battery

Setelah kami menyuguhkan beberapa tips tentang seputaran baterai notebook, kali ini kami akan memberikan sedikit tips dan menjawab pertanyaan seputaran charging baterai. Sering kali beberapa orang menanyakan seputaran bila Anda sedang menggunakan notebook atau laptop, mana yang benar, baterai dipasang atau dilepas? Sebelum kita melanjutkan, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu seputaran baterai notebook.
Saat ini sebagian besar notebook yang beredar menggunakan baterai lithium ion yang lebih ringan dibandingkan dengan NiCAD yang digunakan sebelumnya. Lithium ion yang sekang dipergunakan lebih mudah perawatannya karena Anda tidak perlu menunggunya habis baru bisa melakukan recharge untuk mengisinya lagi. Jadi, dalam keadaan belum habis pun tidak diharamkan untuk melakukan pengisian ulang. Akan tetapi, yang perlu diingat, baterai lithium ion tidak dapat disimpan dalam waktu lama tanpa dipakai sama sekali. Baterai ini akan rusak karena senyawa baterai akan mengering.
Lalu bagaimana baiknya? Saya akan mencoba memberikan tips yang mudah supaya baterai lebih lama masa pakainya. Anda tidak perlu takut baterai pada notebook akan rusak karena adaptor terus menerus terpasang. Notebook yang beredar saat ini telah menggunakan Lithium ion yang dapat berfungsi memutuskan arus listrik bila baterai telah penuh yang dilakukan oleh sistem manajemen daya yang telah tertanam pada perangkat notebook. Jadi, Anda tidak perlu takut baterai akan over-charge.
Ada baiknya Anda biasakan dua atau tiga hari sekali menghabiskan daya baterai dengan cara menggunakan daya baterai saja saat menggunakan notebook dan bila warning low baterai muncul, Anda tinggal memasang adaptor kembali. Bila Anda seseorang yang sering menggunakan notebook di luar ruangan maka secara tidak sadar Anda melakukan ini berulang kali.
Hal ini persis sama dengan kebiasaan banyak pengguna handphone. Pada saat kosong atau Anda beristirahat malam lagi, Anda akan mengisi daya baterai. Satu hal yang perlu diingat, baterai juga mempunyai masa pakai, sehingga akan terjadi penurunan daya baterai sedikit demi sedikit seiring dengan berjalannya waktu.


10 Film Terbaik Tentang Perjuangan Ibu




Ibu, sesosok wanita yang telah melahirkan kita, merawat dan membesarkan kita dalam susah dan senang. Tidak peduli seberat apapun cobaan yang datang dalam hidup Ibu selalu berusaha memberi semua yang terbaik untuk kita. Meskipun kadang kita tidak mengacuhkan nasihat beliau, meskipun kadang kita berpikir bahwa beliau cerewet, meskipun terkadang kita berpikir Ibu terlalu banyak aturan, tapi satu hal yg kadang kita lupa bahwa Ibu melakukan semua itu karena ingin yg terbaik untuk kita.
Nah buat semua yang suka nonton film, berikut beberapa film tentang perjuangan seorang Ibu yang sangat sayang kalau di lewatkan, sekaligus bisa untuk sedikit mengingatkan kita semua tentang seberapa besar perjuangan seorang Ibu dalam memperjuangkan anaknya.
Inilah 10 Film Terbaik Tentang Perjuangan Seorang Ibu, dikutip dari unik.inibaru.com

1. Wedding Dress
Seo Go-eun (Song Yoon-Ah) adalah perancang busana pengantin dan seorang single mom. Dia mempunyai seorang anak bernama Jang So-Ra (Kim Hyang-Gi). Ayah So-ra meninggal saat dia masih kecil, ayahnya meninggal karena menderita penyakit. Karena sangat sibuk maka ibunya jarang bersama dengan So-ra. So-ra pun merasa kalau dia kurang perhatian dari ibunya. Sehingga So-ra pun terkadang mencari perhatian dengan melakukan tindakan-tindakan yang kadang membust ibunya marah. Namun, dia melakukannya karena dia ingin diperhatikan dan ingin kasih sayang lebih dari ibunya.
Sampai suatu saat ibu So-ra jatuh pingsan dan dibawa kerumah sakit, dokter memprediksikan bahwa ( Seo Go-eun) ibu So-ra mengidap penyakit kanker lambung yang sudah parah. Ibunya tetap bersikeras tidak memberitahukan penyakitnya ini kepada So-ra. Sampai suatu saat So-ra pun tau kalau ibunya akan meninggal. Semenjak tau kalau ibunya akan meninggal dengan cepat, So-ra pun mulai berubah. Ia berusaha untuk menjadi anak yang baik dan ingin membuat semua permintaan ibunya jadi kenyataan. So-ra pun selalu ingin bersama ibunya dan menghabiskan waktu bersama ibunya.

2. Mother Love Me Once Again
Mama Hou (mother love me once again) adalah film mandarin yang diproduksi tahun 1988. Film jadul yang menceritakan perpisahan mama dengan anaknya karena dipisahkan oleh mertua. Jadi ini hubungan cinta yg gak direstui oleh orang tua si cowok tp karena yg cewek melahirkan anak laki-laki (yg nantinya untuk pewaris dan penerus kluarga) akhirnya anak tsb diambil dan dipisahkan dari mamanya. Dengan perjuangan yang sangat susah, anak tsb (skitar umur 5-6thn) berjuang sendiri untuk kembali ke mamanya.

3. The Forgotten
Telly Paretta (Julianne Moore) adalah seorang ibu yang sedang berduka cita dan berjuang mengatasi rasa sedih karena kehilangan putranya yang berusia 8 tahun, Sam, karena kecelakaan pesawat 14 bulan lalu.
Namun kewarasannya seperti diragukan ketika suaminya, Jim (Anthony Edwards) dan psikiaternya, Vr. Munce (Gary Sinise) menganggap bahwa ia menciptakan kenangan tersendiri tentang anak yang sebenarnya tak pernah ia miliki.
Telly hampir yakin bahwa dirinya memang gila, hingga ia bertemu dengan Ash Correll (Dominic West), salah satu pria yang kehilangan anak juga karena kecelakaan pesawat yang sama. Mereka berjuang bersama untuk membuktikan keberadaan anak mereka sekaligus kewarasan mereka.

4. Ummi Aminah
Ummi Aminah (Nani Wijaya), ustadzah yang memiliki ribuan jamaah setia. Kemana pun ia ceramah, masjid selalu penuh. Padahal, ia tak pernah meminta bayaran. Ummi Aminah adalah ustadzah idola
Ummi dikaruniai dua anak Umar (Gatot Brajamusti) beristrikan Risma (Yessy Gusman). Aisyah (Cahya Kamila), anak kedua Ummi, seorang ibu rumah tangga yang bersuamikan Hasan (Budi Chaerul)
Dari suami keduanya — Abah (Rasyid Karim) — Ummi memiliki lima anak: Zarika (Paramitha Rusadi), Zainal (Ali Zainal), Zubaidah (Genta Windi), Zidan (Ruben Onsu) dan Ziah (Zee Zee Shahab)
Zarika, seorang wanita karir sukses yang was-was dengan usianya. Ia belum punya jodoh. Zarika memiliki hubungan khusus dengan bawahannya — Ivan (Temmy Rahadi) yang sudah beristeri, Dewi (Elma Theana). Di jejaring sosial, Zarika menjadi bulan-bulanan, dituduh sebagai perempuan perebut suami orang. Ummi meminta Zarika mengakhiri hubungan mereka
Istri Zainal, Rini (Revalina S Temat) tengah mengandung anak kedua. Mereka masih menumpang di rumah Ummi. Kerja Zainal hanya menyopiri Ummi ke berbagai tempat ceramahnya. Untuk menambah penghasilan, Zainal mencoba jualan sepatu di tempat-tempat Ummi ceramah. Malang baginya, Zainal dimanfaatkan teman bisnisnya sebagai kurir narkoba. Penangkapan Zainal disaksikan jamaah Ummi. Berita pun menyebar, Ummi hanya bisa pasrah ketika semua tempat-tempat pengajian membatalkan undangan ceramah
Bukan hanya persoalan Risma, Zarika dan Zainal, masalah Zidan juga membuat Ummi harus lebih tawakal. Abah masih sulit menerima keadaan Zidan yang sifatnya seperti perempuan. Sementara Zubaidah merasa tak pernah diperhatikan Ummi. Pendidikannya rendah, Zubaidah merasa tidak dipercaya Ummi sebagai asisten ustadzah kondang. Persoalan keluarga Ummi makin menggunung ketika Abah tertipu bisnis jual-beli tanah kontrakan.
Semua rangkaian peristiwa memukul hati Ummi. Bagaimana Ummi mengatasi masalah keluarganya? Apakah Ummi memutuskan berhenti sebagai penceramah atau tidak?

5. A Long Visit Mom
Bu Ji-suk (Kim Hae-Suk) selalu bangga kepada Ji-suk (Park Jin-Hie) dan melakukan apa pun untuknya. Dia sangat berterima kasih atas ibunya, tapi pada saat yang sama mengeluh bahwa ibunya memperlakukan dia seperti bayi meskipun dia telah menikah dan telah menjadi seorang Ibu. Tetapi suatu hari dia membuat kunjungan mendadak ke ibunya dan membawanya ke sebuah perjalanan.

6. Mother aka Madeo
Hye-ja (Kim Hye-Ja) adalah vendor ginseng dan seorang ahli akupunktur berlisensi di sebuah kota kecil di selatan Korea Selatan. Dia menyayangi anaknya, Do-Joon (Won Bin), seorang pria berumur 27, menganggur, dan memiliki kelemahan mental, yang tampaknya Hye-ja abaikan.
Seorang gadis SMA ditemukan tewas di atap sebuah bangunan yang ditinggalkan, dan Do-Joon ditangkap seorang detektif lokal berdasarkan bukti. Mereka memaksa dia untuk menandatangani sebuah pengakuan dan cepat memenjarakannya. Hye-ja, bingung dan yakin ia tidak bersalah, kemudian mencari pembunuh yang sebenarnya, mengungkap banyak rahasia dari warga kota.

7. Emak Ingin Naik Haji
Film ini bercerita tentang tokoh Emak (Aty Cancer Zein), seorang wanita berusia lanjut yang sabar, tulus, dan penuh kebaikan hati, seperti umat Islam lainnya, sangat ingin menunaikan ibadah haji. Sayangnya, Emak tidak memiliki biaya untuk mewujudkan keinginannya. Kehidupan Emak sehari-hari hanya bergantung pada hasil jualan kue. Ada juga sedikit tambahan uang dari Zein (Reza Rahadian), anaknya yang duda, penjual lukisan keliling. Walaupun Emak tahu bahwa pergi haji adalah salah satu hal yang mungkin sulit diraih, Emak tidak putus asa, dia tetap mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk disetorkan ke tabungan haji di bank.
Zein, yang melihat kegigihan Emak, berusaha dengan berbagai cara untuk dapat mewujudkan keinginan Emak. Tapi, keterbatasannya sebagai penjual lukisan keliling, serta masalah-masalah yang diwarisinya dari perkawinannya yang gagal, menyebabkan Zein hampir-hampir putus asa dan nekat. Sementara, tetangga Emak yang kaya raya sudah beberapa kali menunaikan haji, apalagi pergi umroh. Di tempat lain ada orang berniat menunaikan haji hanya untuk kepentingan politik.

8. Changeling
Seorang Single parent bernama Christine Collins (Angelina Jolie) yang tak pernah mengira bahwa pagi itu adalah hari terakhir ia bertemu dengan putranya. Sepulang Christine dari bekerja sebagai operator telepon, ia mendapati putranya tak lagi berada di rumah. Dengan kebingungan Christine melaporkan kasus ini pada pihak kepolisian.
Meski sudah berusaha mencari, namun pihak kepolisian Los Angeles gagal menemukan Walter yang baru berusia sembilan tahun. Akhirnya pihak kepolisian merasa putus asa dan menghentikan misi pencarian Walter ini. Namun hal yang sama tak bisa dirasakan Christine yang tak pernah bisa melupakan Walter, ia masih sangat berharap dan mempunyai perasaan bahwa putranya masihlah hidup.

9. The Piano
Film ini bercerita tentang seorang perempuan tunawicara bernama Ada McGrath yang diperankan oleh Holly Hunter. Dia memiliki seorang anak perempuan yang masih kecil bernama Flora yang diperankan oleh Anna Paquin. Ada sebenarnya tidak bisu tapi dihitung sejak suaminya meninggal dia sama sekali tidak pernah bicara lagi dengan siapa pun, termasuk anaknya.
Di film memang nggak digambarin secara jelas apa penyebabnya dia menjadi tidak pernah bicara lagi, bahkan esktrimnya lagi dia berkomunikasi dengan orang lain dengan bahasa isyarat. Aneh memang, sejak kematian suaminya itu pula Ada berubah menjadi seorang yang sangat kelam. Karena membisu itu, dia hanya mengungkapkan perasaannya dengan bermain piano, piano, piano, dan piano. Dan yang setia mendampingi Ada kemana saja dan menerjemahkan apa yang dia maksud adalah anaknya, Flora.

10. Mother Keder
Dikisahkan seorang perempuan yang mapan bernama Vivi (Qory Sandioriva) yang tengah mengalami problem asmara. Kekasihnya ketahuan berselingkuh. Hingga akhirnya rencana untuk menikah pun gagal total. Vivi juga harus menerima kenyataan, jika adiknya, Dinda (Jill Gladys) justru telah merencanakan naik pelaminan bersama pria yang dicintainya.
Selain mengalami konflik asmara, Vivi pun terbelit masalah di kantor sehingga ia memutuskan untuk mengundurkan diri. Vivi kemudian kembali ke rumah dan berurusan dengan keluarganya, terutama ibunya (Ira Maya Sopha) yang ‘ajaib’.

10 Cara Tidur Mengikuti Rasulullah SAW

Salah satu cara untuk mensyukuri nikmat tidur yaitu dengan cara menunaikannya dengan baik dan benar. Rasulullah Muhammad saw telah memberikan banyak keterangan yang jelas mengenai bagaimanakah seharusnya umat muslim memperlakukan nikmat tidur yang telah dianugerahkan Allah swt kepadanya.

Rasulullah Muhammad saw senantiasa memperlakukan tidur dengan etika yang baik. Berikut beberapa etika tidur yang sesuai dengan ajaran Islam sebagaimana yang terdapat di dalam hadits-hadits Rasulullah Muhammad saw:



1. Berwudhu ketika akan tidur

    “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)

2. Membaca doa akan tidur

    Rasulullah Muhammad saw jika mau tidur berdoa, “Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa” (Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup). Bila bangun tidur berdoa, “Alhamdulillahillaji ahyana ba’da maa ama tanaa wa ilayhinnusur.” (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami kembali.” (HR. Muslim)

    Al-Bara’ bin ‘Azib ra. berkata: “Sesungguhnya Rasulullah Muhammad saw bila berbaring di tempat tidurnya, beliau letakkan telapak tangannya yang kanan di bawah pipinya yang kanan, seraya berdoa: Robbi qinii ‘adzaabaka yawma tab’atsu ‘ibaadaka (Ya Robbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu).” (HR. At Tarmidzi)

3. Miring ke sebelah kanan

    Dari al-Barra` bin Azib, Rasulullah Muhammad saw pernah bersabda, “Apabila kamu hendak tidur,maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan“.

4. Meletakkan tangan di bawah pipi sebelah kanan

    “Rasulullah Muhammad saw apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350)

5. Membaca surat surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas

    Aisyah ra. berkata: “Bila Rasulullah Muhammad saw berbaring di tempat tidurnya, beliau kumpulkan kedua telapak tangannya, lalu meniup keduanya dan dibaca pada keduanya surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas. Kemudian disapunya seluruh badan yang dapat disapunya dengan kedua tangannya. Beliau mulai dari kepalanya, mukanya dan bagian depan dari badannya. Beliau lakukan hal ini sebanyak tiga kali.” (HR. At Tarmidzi)

6. Tidurlah di awal malam

    “Beliau saw tidur di awal malam dan menghidupkan akhir malam.” (Mutafaq ’Alaih)

    “Bahwasanya Rasulullah Muhammad saw membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” (Hadist Riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235))

7. Tidak tidur dengan posisi telungkup (tengkurap)

    “Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla.” (HR. Abu Dawud dengan sanad yang shohih)

8. Berdoa ketika bangun tidur

    “Rasulullah Muhammad saw jika mau tidur berdoa, “Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa” (Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup) Bila bangun tidur berdoa, “Alhamdulillahillaji ahyana ba’da maa ama tanaa wa ilayhinnusur.” (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami kembali.” (HR. Muslim)

9. Mengusap Bekas tidur

    “Maka bangunlah Rasulullah Muhammad saw dari tidurnya kemudian duduk sambil mengusap wajah dengan tangannya” (HR. Muslim No. 763 (182)

10. Beristinsyaq, beristintsaar dan bersiwak ketika bangun tidur
Beristinsyaq dan beristintsaar adalah menghirup kemudian mengeluarkan atau menyemburkan kembali air dari hidung.

    “Apabila Rasulullah Muhammad saw bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak.” (HR. Al Bukhari No. 245 dan Muslim No. 255)

Demikianlah Rasulullah Muhammad saw menunaikan hak-hak tidur yang telah diberikan Allah swt kepadanya. Dan sebagai umat Islam yang beriman kepada Allah swt dan Rasulullah Muhammad saw, maka sudah sepatutnya umat muslim menunaikan nikmat tidur tersebut sebagaimana yang telah dicontohkan dan diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.


Menarik, tidur dengan posisi menghadap ke kanan tidak hanya dilakukan oleh Sang Nabi. Lihat pada foto di bawah ini.



Apakah ini membuktikan posisi tidur ala Rasul ternyata juga diamini oleh banyak agama? Walahu'alam bishawab

10 Manfaat Karena Bersyukur

Ada dua nikmat yang seringkali dilupakan manusia, yaitu nikmat kesempatan dan nikmat kesehatan. Kedua nikmat tersebut baru terasa penting ketika dia hilang dari genggaman. 


Kita baru merasakan nikmatnya waktu luang ketika kita tengah dilanda kesibukan. Kita baru merasakan betapa besarnya anugerah masa muda ketika kita sudah tua renta. Kita pun akan merasakan nikmatnya sehat setelah kita sakit, nikmatnya mata normal setelah mata terserang penyakit rabun, nikmatnya lidah yang sehat setelah sariawan, dan seterusnya.




Tapi meski diremehkan, nyatanya manfaat pandai bersyukur itu memang tak main-main. Simak 10 manfaat lain dari sikap ini, terutama bagi kesehatan seseorang seperti dikutip dari huffingtonpost.

1. Menjaga kesehatan mental remaja
Remaja yang pandai bersyukur tentulah lebih bahagia. Selain itu mereka juga dikenal memiliki pandangan yang lebih baik terhadap hidupnya, bertingkah laku lebih baik di sekolah hingga lebih bisa diharapkan ketimbang teman-temannya yang kurang bersyukur.

"Lebih pandai bersyukur mungkin adalah hal yang diperlukan oleh masyarakat kita untuk menumbuhkan generasi yang siap membuat perbedaan pada dunia," kata peneliti Giacomo Bono, PhD, seorang profesor psikologi dari California State University.

2. Meningkatkan kesejahteraan
Sebuah studi pada tahun 2003 yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology, rajin bersyukur dapat mendorong kesejahteraan seseorang. Pandangan hidup orang yang melakukannya pun jadi lebih cerah serta memunculkan hal-hal positif yang lebih besar pada orang tersebut.

3. Nilai akademis yang lebih baik
Siswa sekolah menengah yang pandai bersyukur terbukti memiliki nilai akademik yang lebih bagus, termasuk dalam hal integrasi sosial dan kepuasan terhadap hidup daripada rekan-rekan mereka yang kurang bersyukur. Hal ini diungkap sebuah studi pada tahun 2010 yang ditampilkan dalam Journal of Happiness Studies.

Peneliti juga menemukan bahwa remaja yang pandai bersyukur lebih jarang mengalami depresi atau mudah cemburu.

"Lagipula jika dikombinasikan dengan studi sebelumnya, penggambaran manfaat rasa syukur itu lebih jelas terlihat saat remaja," ungkap peneliti.

4. Menjadi teman yang lebih baik bagi orang lain
Berdasarkan sebuah studi pada tahun 2003 dalam Journal of Personality and Social Psychology, rasa syukur juga dilaporkan dapat mendorong perilaku sosial yang positif seperti membantu orang lain yang tertimpa masalah atau memberikan dukungan emosional pada orang lain.

5. Tidur lebih nyenyak
Menuliskan berbagai hal yang patut disyukuri sebelum beranjak tidur dapat membantu seseorang tertidur lebih nyenyak. Fakta ini diungkap sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Applied Psychology: Health and Well-Being.

Secara spesifik, peneliti menemukan bahwa ketika seseorang menghabiskan waktu 15 menit untuk menuangkan segala hal yang mereka syukuri ke dalam sebuah jurnal sebelum tidur maka orang yang bersangkutan akan lebih cepat tertidur dan tidur lebih lama.

6. Memperkuat hubungan dengan pasangan
Sebuah studi yang ditampilkan dalam jurnal Personal Relationship mengungkapkan bahwa mensyukuri setiap hal terkecil yang dilakukan pasangan membuat hubungan seseorang dengan pasangannya dijamin akan lebih kuat.

Sama halnya jika Anda membuat jurnal tentang segala hal yang Anda syukuri dari pasangan karena hal itu juga akan memberikan dampak positif bagi hubungan.

7. Menjaga kesehatan jantung
Pada tahun 1995, sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Cardiology menunjukkan bahwa apresiasi dan emosi positif dapat dikaitkan dengan perubahan variabilitas detak jantung. Hal ini dianggap bermanfaat dalam terapi pengobatan hipertensi dan mengurangi kemungkinan kematian mendadak pada pasien gagal jantung kongestif dan penyakit jantung koroner.

8. Memperkuat moral tim
Atlit yang pandai bersyukur lebih sedikit mengalami kelelahan dan lebih banyak mendapatkan kepuasan hidup, termasuk kepuasan terhadap kinerja timnya.

9. Sistem kekebalan yang lebih sehat
Rasa syukur juga dikatakan berkaitan dengan optimisme sehingga mendorong sistem kekebalan tubuh menjadi lebih sehat.

Salah satunya dibuktikan oleh sebuah studi dari University of Utah yang menunjukkan bahwa mahasiswa jurusan hukum yang stres namun tetap optimis terbukti memiliki lebih banyak sel-sel darah yang meningkatkan kesehatan sistem kekebalan ketimbang rekan-rekan mereka yang pesimis.

10. Mencegah emosi negatif akibat datangnya musibah
WebMD melaporkan bahwa musibah dapat mendorong munculnya rasa syukur dan hal itu dapat meningkatkan perasaan saling memiliki sekaligus menurunkan stres.