Recent Post

Tampilkan postingan dengan label Games. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Games. Tampilkan semua postingan

Sony Rencanakan Kacamata Virtual Reality Untuk PS4 ?

ps 41


Industri game memang sempat salah arah, mengagungkan sensasi 3D sebagai masa depan yang patut dikejar. Perlahan namun pasti, ketertarikan yang diperlihatkan oleh gamer justru mengarah pada satu teknologi yang berbeda – Virtual Reality. Seolah menjadi perwujudan dari teknologi yang selama ini hanya menghiasai film-film sci-fi di layar kaca, konsep ini mulai menemukan bentuk pastinya di industri game. Salah satu contoh paling populer? Tentu saja eksistensi Oculus Rift yang kian mendapatkan perhatian. Kesempatan untuk masuk dalam keajaiban video game lewat sebuah kacamata tampaknya mulai dijajal oleh kompetitor yang lain, termasuk di antaranya Sony.


Sony memang bukan pendatang baru di dunia kacamata VR, lewat beberapa rilis produk sebelumnya yang sayangnya, tidak terlalu sukses di pasaran. Rumor terbaru meyakini Sony akan menjajal langkah yang sama kembali, namun kini terintegrasi dalam pengalaman yang akan ditawarkan oleh konsol next-gen andalannya – Playstation 4. Kacamata VR seperti ini akan memungkinkan Anda memainkan game dengan layar yang disematkan dalam perangkat berbentuk kacamata. Dua perangkat VR Sony sebelumnya – HMZ-T1 dan HMZ-T2 gagal di pasaran karena dukungan kemampuan gaming yang kurang nyaman dan harga yang terlalu mahal.



Sony dirumorkan tengah menyiapkan sebuah perangkat kacamata virtual reality untuk menemani Playstation 4.
Sony dirumorkan tengah menyiapkan sebuah perangkat kacamata virtual reality untuk menemani Playstation 4.
Bebarapa sumber informasi meyakini Sony sempat mengumumkan perangkat VR ini di ajang Gamescom 2013 kemarin, namun membatalkannya di detik-detik terakhir, dan merencanakan ulang untuk TGS 2013 mendatang. Sony sendiri belum memberikan komentar resmi apapun terkait hal ini.
Apakah perangkat VR seperti ini akan membuat popularitas Sony dan Playstation 4 kian kuat? Mampukah ia bersaing dengan Oculus Rift yang kian solid? Atau ini akan berakhir sebagai rumor belaka? Kita tunggu saja jawabannya di Tokyo Game Show 2013 mendatang.

Razer Sabertooth


Sebagai salah produsen produk aksesoris papan atas untuk para gamer, Razer terus mendukung para penggemarnya dengan merilis berbagai macam produk, mulai dari mouse, keyboard, hingga arcade stick. Pada tahun 2011, Razer mencoba untuk berkecimpung dalam pasar controller konsol rumahan dengan Razer Onza. Meski mendapatkan respon yang cukup positif, controller tersebut memiliki beberapa kekurangan. Merasa tidak puas dengan Onza, di awal tahun 2013, Razer merilis Sabertooth, controller terbaru buatan mereka untuk Xbox 360.
VGI Labs: Razer Sabertooth
Sabertooth adalah jawaban Razer untuk kekurangan-kekurangan yang ada pada Onza. Tidak hanya itu, Razer juga menambahkan sejumlah fitur baru, terutama tombol tambahan yang bisa diatur sesuka hati. Sebelumnya Onza memang sudah memiliki dua tombol tambahan yang bisa diprogram, tetapi pada Sabertooth ini Razer telah menambahkan enam tombol tambahan dengan posisi yang tidak mengganggu.
VGI Labs: Razer Sabertooth
Sebelum mulai membahas tentang tombol tambahan, kita akan melihat dulu bentuk dan juga tombol-tombol standar yang ada pada controller ini. Bentuk Sabertooth tidak begitu berbeda dengan controller Xbox 360 biasa, kecuali tanpa adanya tempat baterai di bagian belakang karena controller yang tidak nirkabel. Tidak perlu khawatir, kabel yang disediakan Razer memiliki panjang sekitar tiga meter. Kabel ini juga berupa kabel braided, ciri khas kabel dari Razer, yang dipastikan tahan lama. Sedangkan untuk body-nya, Sabertooth ini memiliki body yang dilapisi dengan karet agar tidak mudah slip.
VGI Labs: Razer Sabertooth
Tombol aksi (face buttons) untuk Sabertooth inipun terasa nyaman untuk ditekan. Sepertinya Razer menggunakan tombol mechanical (tidak bisa dikonfirmasikan) untuk controller ini dikarenakan adanya suara 'klik' yang khas tombol mechanical. Keempat tombol tersebut juga dilengkapi dengan backlit. D-pad untuk Sabertooth ini juga sangat nyaman untuk digunakan. Masing-masing arah benar-benar dipisahkan sehingga kamu akan mendapatkan arah gerakan yang sesuai ketika ditekan. Untuk kedua analog tidak begitu berbeda dengancontroller Xbox 360 biasa, hanya saja sedikit licin pada bagian permukaannya. Tidak perlu khawatir, Razer memberikan tambahan karet untuk analog yang membuat analog menjadi tidak terlalu licin.
VGI Labs: Razer Sabertooth
Enam tombol tambahan untuk Razer Sabertooth terletak pada sisi atas controller dengan dua buah yang dikenal sebagai Multi-Function Buttons (MFB) dan empat tombol di bagian belakang controller berupa trigger yang dikenal sebagai Multi-Function Triggers (MFT). Posisi untuk MFB sudah diperbaiki sejak Onza. Kali ini tombol berada lebih ke tengah, bukan pada posisi yang sama dengan shoulder buttons. Sedangkan MFT berada di belakang pada posisi yang tepat pada jari tengah berada. Ini artinya kamu hanya perlu menggerakkan jari tengah ke atas atau ke bawah untuk mengaktifkan salah satu MFT. Keenam tombol ini bisa diprogram sesuai dengan tombol-tombol yang ada. Contohnya adalah kamu bisa memprogram masing-masing MFT untuk mengaktifkan keempat face buttons, A,B,X,Y, jadi kamu tidak perlu melepaskan jempol dari analog kanan. Semua tombol tambahan ini hanya bisa diprogram untuk satu tombol saja, tidak bisa untuk kombinasi tombol ataupun menyimpan macro.
VGI Labs: Razer Sabertooth
Jika kamu merasa MFT yang berada di bagian belakang controller cukup menganggu, kamu bisa saja melepas keduanya. Cukup gunakan obeng yang sudah disertakan Razer untuk melepas kedua trigger. Setelah itu, kamu bisa menggunakan dua buah karet yang disediakan untuk menutup tombolnya. Karena cukup banyak aksesoris seperti kabel yang bisa dilepas, obeng, karet untuk analog, dan sebagainya, Razer membundel Sabertooth ini dengan sebuah case untuk menyimpan semuanya, termasuk sang controller. Bahan dari case ini cukup kuat dan pada bagian controller dilapisi dengan busa. Jadi kamu tidak perlu terlalu khawatir ketika menjatuhkan casesecara tidak sengaja.
Akhir kata, Jika kamu tidak puas dengan controller Xbox 360, Razer Sabertooth adalah salah satu pilihan alternatif yang tidak mengecewakan. Selain memberikan tombol tambahan yang tidak mengganggu, Sabertooth memiliki kualitas yang tinggi dari segala sisi. PC gamers juga bisa memilih controller ini sebagai alternatif untuk digunakan di PC karena sama seperti controller Xbox 360 pada umumnya, Razer Sabertooth juga bisa digunakan di PC

(Video) FIFA 14 Ultimate Team Bawa Fitur Baru

[Video] FIFA 14 Ultimate Team bawa fitur baru












Pihak pengembang game FIFA 14 kembali meluncurkan sebuah video trailer game FIFA 14 mengenai Ultimate Team.
Dilansir Softpedia (26/7), dalam video trailer tersebut pihak pengembang FIFA 14
menjelaskan jika nantinya menu Ultimate Team akan disambangi beberapa fitur  baru seperti fitur chemistry, pencarian pemain, dan single online match.
Namun yang paling menarik dari tiga fitur baru ini adalah fitur chemistry.
Fitur chemistry sendiri membuat pemain bisa mengatur pole penyerangan dan hubungan antar pemain di lapangan sesuai dengan keinginannya.
Dengan fitur ini nantinya permainan sebuah ultimate team milik gamer akan benar-benar berjalan sesuai dengan gaya dan keinginan para gamer yang  memainkannya.
Game FIFA 14 ini sendiri akan meluncur ke perangkat PS3, PS4, Xbox 360,Xbox One, dan perangkat PC mulai 24 September mendatang.



PES 2014 Kehilangan Hak Stadium Salahkan FIFA!

pes 2014

Pertarungan besar antara dua franchise game sepakbola terbesar di industri game – FIFA dan PES memang selalu menarik untuk disimak. Beragam strategi diluncurkan oleh masing-masing publisher untuk memastikan diri mampu menarik perhatian gamer yang lebih masif, dari strategi bundle, penggunaan engine baru, hingga mekanik gameplay yang kian disempurnakan. Namun jauh sebelum kedua game tersebut dirilis ke pasaran, pertempuran panas ini bahkan sudah terjadi sejak proses pengembangan. Kian terdesak dengan masalah lisensi pemain dan klub yang jauh berada di bawah FIFA, PES 2014  kini harus berhadapan dengan pukulan lain yang serupa. Konami kehilangan hak guna atas stadium Spanyol dan stadium editor untuk seri terbaru – PES 2014.
Sejak awal kelahirannya, lisensi memang menjadi batu sandungan terbesar PES untuk meraih pangsa pasar yang lebih luas. Namun tidak lagi sekedar lisensi pemain atau klub, mereka kini bahkan tidak diperkenakan lagi untuk memuat stadium dari Spanyol dan editornya. Apa yang sebenarnya terjadi? Adam Bhatti – Community Manager PES langsung menunjuk FIFA sebagai biang kerok dari masalah ini. Ia menyatakan bahwa EA benar-benar agresif menjalin kerjasama dengan klub dan liga tahun ini, bahkan cukup untuk membuat PES 2014 tidak bisa lagi menyuntikkan beberapa stadium besar Eropa, termasuk semua stadium dari Spanyol.
PES 2014 kehilangan hak guna lisensi atas beberapa stadium besar Eropa, termasuk semua stadium dari Spanyol. Bhatti - Community Manager PES menunjuk EA dan FIFA sebagai biang kerok. Ia menyebut FIFA terlalu agresif menggelontorkan uang untuk lisensi tahun ini.
PES 2014 kehilangan hak guna lisensi atas beberapa stadium besar Eropa, termasuk semua stadium dari Spanyol. Bhatti – Community Manager PES menunjuk EA dan FIFA sebagai biang kerok. Ia menyebut FIFA terlalu agresif menggelontorkan uang untuk lisensi tahun ini.
Bukankah masalah seperti ini biasanya terselesaikan dengan membangun stadium berbentuk serupa? Sayangnya, Konami dan tim PES 2014 tidak lagi punya waktu cukup untuk mengimplementasikan hal tersebut. Informasi yang datang terlambat akhirnya memaksa PES 2014 untuk dirilis dengan hanya 20 stadium resmi, dan tentu saja tanpa stadium editor. Bhatti menyebut ini sebagai pukulan terbesar. Ia menegaskan bahwa masalah ini bukan terjadi karena Konami “malas”, tetapi lebih dikarenakan kemampuan finansial EA yang jauh lebih besar, memungkinkan mereka untuk mengucurkan uang lebih banyak untuk mendapatkan hak-hak lisensi ini secara eksklusif. Bhatti mengaku mereka tidak bisa bersaing dengan kekuatan ekonomi EA.
Walaupun demikian, menyoroti pentingnya mendapatkan lisensi untuk pengalaman bermain yang lebih maksimal, Bhatti meyakinkan bahwa Konami tidak akan tinggal diam tahun depan. Mereka akan berjuang untuk mendapatkan hak-hak guna lisensi ini kembali untuk memastikan para penggemar PES tidak kehilangan fitur yang mereka cintai. Informasi yang ia utarakan di blog resminya di Winning Eleven Blog ini juga menyoroti absennya “cuaca hujan” di PES 2014 karena keterbatasan waktu untuk beradaptasi dengan mekanik gameplay yang ia akui kini berbeda.
Terlepas dari urusan hukum yang mungkin menimpa dan basis fans PES selama ini, lisensi memang tidak pernah menjadi isu yang pantas dikhawatirkan. Tidak sedikit modder yang siap untuk menempuh banyak cara untuk menciptakan sensasi kosmetik yang lebih real untuk setiap seri PES yang ada. Pertanyaannya kini, apakah penerapan Fox Engine yang notabene baru masih memungkinkan proses modding ini berlangsung? Ataukah ia justru akan menjadi ketapel yang melontarkan FIFA 14 mendominasi persaingan tahun ini? Kita tunggu saja.


10 Game Engine Terbaik Saat Ini


Sebelum mengetahui macam-macam software pembuat game, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu Game Engine.

Game Engine adalah suatu software yang digunakan untuk membuat game. Fungsi utama dari Game Engine adalah sebagai renderer grafik 2D maupun 3D, physics engine, pengatur audio, scripting, animasi game, AI (Artificial Intelligence), networking, streaming, pengaturan memori, localization support, dan pengaturan grafik. Satu Game Engine bisa untuk membuat berbagai tipe game, dan bisa memudahkan "port" games ke console lain.

Nah, dari banyak Game Engine yang tersedia, kali ini akan dirangkum dalam 10 Macam Game Engine Terbaik dan Terkenal Saat Ini


1. Cry Engine

Cry Engine adalah salah satu Game Engine yang dikeluarkan oleh German, Crytek. Game engine ini juga sempat menghebohkan dunia game pada tahun 2004. Beberapa contoh game yang dibuat dengan menggunakan software ini adalah Crysis, Crysis War Head, Crysis 2, FarCry, Alion : Tower of Eternity, dan masih banyak lagi.
Keunggulan dari Cry Engine ini sendiri adalah tidak perlu menggunakan spek yang dewa untuk menjalankan game-game yang dibuat dengan software ini, dan pencahayaannya juga sangat bagus


2. Anvil Engine

Tau game Assasin's Creed khan ? Nah dengan menggunakan Game Engine ini jugalah Ubisoft berhasil membuat game tersebut. Ubisoft menjanjikan kita sebuah game dengan pencahayaan bervolume, lebih banyak interaksi interaktif dengan lingkungan, sistem musim dan cuaca, dan AI yang cerdas dalam Anvil Engine 2.0



3. Unreal Engine

Sejak 1998, GE keluaran Epic Games pertama digunakan untuk game Unreal, dan dilanjutkan oleh game bernuansa Stealth Deus Ex (2000). Generasi pertama Game Engine ini menunjukkan dunia yang gelap dan kelam. Beruntunglah kita para PCGamer, karena dapat merasakan game-game dari Unreal Engine dengan Framerate yang lebih stabil dibandingkan di console. Tetapi, Unreal Engine 3 mengalami revolusi yang membuatnya menjadi GE yang menghasilkan Framerate stabil, Kualitas Grafis yang mantap, Dynamic Shadows, HDRR (High Dynamic Range Rendering), Depth of Field, dan penggunaan DX 11 secara maksimal. Semua game dengan Engine ini memang mengagumkan, dan nyaris semua bertema kelam, karena GE ini memang mengutamakan di Shadows.

Contoh Game yang dibuat dengan software ini adalah Homefront, GRAW, Batman Arkham City dan banyak lagi.



4. IW Engine

Semua pasti tau game Call Of Duty khan ? Yap .. game ini juga dibuat dengan software yang bernama IW Engine atau yang biasa disebut Infinity Wizard Engine, Walaupun Call Of Duty yang pertama dibuat dengan ID Tech Engine, developer membuat sebuah GE tanpa nama resmi ini, yang diadaptasi dari ID Tech 3. Kelebihan utama GE ini adalah animasi dan pencahayaan yang fenomenal, juga dengan AI kompleks yang cerdas, Depth of Field, dan "dynamic bullet penetration".



5. Frosbite Engine 

Bisa dibilang Game Engine ini adalah saingan IW Engine, karena Grafik yang ditampilkan dalam Engine ini sangatlah dahsyat. Contoh game yang dibuat dengan engine ini sendiri seperti Battlefield 3, Need For Speed The Run, Dll. Namun game engine ini tidak mendukung dengan DX 9, dan juga Windows XP. Tetapi dapat dimaklumi, karena engine ini menggunakan DX 11 secara maksimal, sayapun dibuat kagum akan grafik dahsyat yang ditampilkan dari awal Battlefield 3 dimulai. 



6. Avalance Engine

Game utama dari GE ini adalah Just Cause 2. Pertama kali memainkan Just Cause 2, kita akan disuguhi sebuah pulau tropis bernama Panau yang sangat luas, dan berbagai jenis kendaraan yang bisa kita kendarai (helikopter, pesawat jet, parasut, motor, perahu). Efek Ledakan yang dihasilkan oleh GE ini juga memukau, dengan grafis yang cukup bagus, motion bluring yang smooth, dan AI yang cerdas. Engine game ini lebih mengutamakan game aksi yang penuh ledakan, tembakan, dan kendaraan-kendaraan unik yang dapat kita kendarai. Sayangnya generasi kedua dari engine ini tidak suport dengan DX 9 dan Windows XP



7. ID Tech Engine

Engine ini adalah kakek dari segala game bergenre FPS. Sebenarnya, GE ini dibuat untuk game HoverTank 3d. Lalu berlanjut menghasilkan game FPS pertama Catacomb 3d, tapi karena kurang terkenal, dibuatlah Wolfenstein 3d. id Tech juga menghasilkan Game-game FPS Old School Quake series dan Doom Series, dengan Engine yang telah dimodifikasi. GE ini memiliki 5 generasi, dengan adanya FPS hebat hasil GE ini di setiap jamannya. Generasi terakhirnya adalah id Tech 5, yang menghasilkan game open-world post-apocalyptic bergenre FPS-Racing, RAGE.

Keunggulan dari Game Engine ini adalah bisa membuat MegaTexture, yaitu texture game yang bisa mencapai resolusi 128.000 x 128.000 pixel ! Dan juga dunia dinamis dengan Terrain Editor yang sederhana tetapi kompleks. GE ini juga memungkinkan pembuatan hanya satu jenis texture yang bisa dipakai untuk PC maupun console, yang sangat memudahkan port antar platform. Keunggulan lain adalah Soft-Edged Shadows, HDRR, dan beberapa fitur standar Game Engine.



8. Creation Engine

Fus Ro Dah !! Skyrim memang sangat dahsyat, bahkan saya terkena efek dari game ini, yaitu sering berteriak Fus Ro Dah -,- shout utama bagi DragonBorn -,- dengan nada seperti di Trailernya. coba saja mainkan Skyrim, tapi pastikan dulu kalau kalian lagi gak ada tugas atau apa gitu entar malah gak selesai, wkwkwk. Ok, back to the point.

Creation Engine memang dibuat khusus untuk Skyrim, karena keunggulan utamanya, yaitu, Random Dungeon membuat kita tidak bosan menjelajahi semua Dungeon di Skyrim, mencari-cari senjata dewa maupun menyelesaikan quest, Radiant AI, yang membuat semua NPC memiliki sifat unik, Dynamic Lightning, Draw Distance Render yang jauuuuh, membuat kita bisa menikmati luasnya Skyrim, dan kemampuan untuk membuat Flora yang detail. grafik yang dihasilkan juga istimewa.

Dengan keunggulan yang sekian banyaknya, membuat Skyrim begitu adiktif dan tidak terlupakan, sayang, karena terlalu luas dunianya, banyak bug menyiksa yang dihasilkan T_T.



9. RAGE Engine 

Bukan Engine game RAGE lho, melainkan RAGE (Rockstar Advanced Game Engine), dibuat Rockstar San Diego tahun 2004, dan dimulai dari game Bully.

Pembuatan game-game dengan Engine ini dibantu dengan Euphoria, yang membuat animasi tokoh semakin realistis. Euphoria ini juga yang merupakan software 3d utama untuk membuat Sequel game Max Payne 3

Keunggulan dari GE ini adalah kemungkinan memuat game open-world tanpa loading (seperti GTA IV, yang memungkinkan kita memasuki kios-kios burger tanpa loading) yang sangat luas, AI yang kompleks, Draw Distance Render yang cukup jauh, juga sirkulasi Cuaca yang realistis. 
Dengan bantuan Euphoria, pergerakan AI yang tidak "robot" dan animasi-animasi realistis lainnya juga menjadi nilai plus GE ini. Huaa.... dan yan pastinya Game Engine ini bagus banget.



10. HPL Engine 

Dan yang terakhir yaitu HPL Engine, nama game engine ini adalah inisial dari orang tersebut. Dari penjelasan singkat barusan, bisa ditebak bahwa game-game hasil dari GE ini adalah game horror. Game Engine ini dibuat oleh developer Indie Frictional Games, yang menghususkan dalam pembuatan First Person Survival Horror. HPL adalah GE cross-platform (PC, Mac, Linux) yang kompatibel dengan OpenGL, OpenAL, dan Newton Game Dynamics. 

Fitur utama Game Engine ini adalah interaksi objek yang sangat detail dengan penggunaan mouse dan keyboard. Dengan kata lain, game-game hasil dari GE ini memiliki physics yang detail. Keistimewaan lainnya adalah GE ini mendukung SSAO (Screen Space Ambient Occlusion) dan Deferred Shading. Walaupun keistimewaannya tidak terlalu banyak, spesifikasi komputer yang dibutuhkan untuk menjalankan game-game hasil GE ini cukup tinggi (tergantung resolusi layar).

Kelemahannya yang cukup fatal tersebut bisa dan harus dimaklumi, karena pembuat HPL Engine generasi pertama kurang dari 10 orang ! Dan pembuat HPL Engine 2 kurang dari 20 ! Dengan angka sesedikit itu, dan bisa membuat game engine yang menghasilkan game epik Amnesia The Dark Descent, para pembuat GE ini patut diacungi jempol !

Tidak Akan Ada Hujan,Lapangan Spanyol,dan Stadium Editor di PES 2014



PES community manager, Adam Bhatti angkat bicara untuk menerangkan alasan absennya sejumlah fitur tertentu pada PES 2014.
Berbeda dari pengembangan biasanya, instalmen tahun ini tidak akan menampilkan fitur hujan lantaran adanya persoalan teknis. Sementara itu, “gencarnya” EA dalam melakukan lisensi turut mengakibatkan absennya lapangan Spanyol dan fitur Stadium Editor pada PES 2014.
“Hujan tidak diimplementasikan pada 2014 sebagaimana kami yang harus menempuh perombakan game sepenuhnya dan membangunnya ulang dari nol,” jelas Bhatti.
“Sementara implementasi cuaca hujan itu sendiri terbilang memungkinkan, kami perlu memikirkan bagaimana efeknya disajikan dalam gameplay. Ini termasuk lapangan yang menjadi licin, pantulan bola, sebagian elemen yang membuat tim terbiasa dengan iklim sebagai sesuatu yang lebih mengarah pada kekuatan dari aspek keseimbangannya.”
“Kami berencana mencoba lebih jauh tahun ini untuk mengurutkan elemen-elemennya dan mendapatinya diimplementasikan pada 2015. Sebagaimana seragam yang bisa menjadi kotor, hal ini dipicu oleh beberapa kondisi, yang membutuhkan kontak pemain dengan tanah,” tukasnya.
Bhatti lalu menyinggung perihal adanya stadion-stadion yang tak lagi muncul pada kali ini: “EA telah secara gencar melancarkan penandatanganan kontrak dengan klub dan liga-liga tahun ini. Hal itu berpengaruh pada kami yang tidak dapat mengimplementasikan stadion-stadion besar Eropa, termasuk di antaranya stadion Spanyol. Banyak yang merasa khawatir ketika mereka mengumumkan kesepakatan eksklusif dengan tim-tim Spanyol. Dan hal itu berujung pada kami yang tidak dapat mengimplementasikan stadion, di antaranya.”
Kabar tersebut diakui Bhatti datang terlambat pada tim. “Berita ini tiba cukup terlambat pada kami. Yang mana ketika permasalahan waktu datang, mengartikan kami tidak punya cukup waktu untuk membuat ulang stadion lain sebagai penggantinya. PES 2014 akan dipasarkan dengan sekitar 20 stadion.”
Ia pun kembali melanjutkan, “Termasuk di antara persoalan lisensi, Stadium Editor pun telah dihilangkan. Secara pribadi, ini merupakan pukulan terbesar. Saya tidak bisa mendapatkannya, dan secara khusus, hal ini telah membuat tim menyadari lebih jauh dari sebelumnya terkait kepemilikan lisensi dan kami pun berniat memperjuangkannya kembali untuk tahun depan. Jika hal-hal dari edit mode dihilangkan karena adanya permasalahan lisensi pada tiap tahun, hal yang demikian akan menghilangkan jiwa dari PES dan kami tidak ingin membiarkannya terjadi.”
Saat ini PES 2014 sedang berupaya menarik minat industri dengan rancangannya yang dibangun atas versi adaptasi FOX Engine. Sejauh mana perkembangan dilakukan, jawabannya akan dapat gamers temukan pada 24 September mendatang

Dev. War Thunder: PS4 Lebih Kuat Dari Xbox One

ps 41


Waktu rilis yang berdekatan dengan arsitektur dan fitur yang serupa, persaingan konsol next-gen: Playstation 4 dan Xbox One memang menjadi pertarungan panas tanpa kepastian pemenang. Didukung dengan segudang game eksklusif dan third party keren, baik Playstation 4 maupun Xbox One berjuang mati-matian untuk menarik perhatian gamer. Perbandingan menjadi sesuatu yang tidak terhindarkan, tidak hanya dari sisi penjualan pre-order yang membludak, tetapi juga spesifikasi yang diusung. Sudah menjadi persepsi umum bahwa konsol yang menawarkan performa mentah lebih kuat biasanya dilihat sebagai alternatif pilihan yang lebih baik. PS 4 VS Xbox One? Gaijin Entertainment melemparkan opini mereka.
Gaijin Entertainment saat ini memang tengah sibuk mengembangkan game MMO bertema perang dunia kedua – War Thunder yang tidak hanya mengusung visualisasi luar biasa, tetapi juga gameplay yang mendapatkan review yang cukup positif. Ia bahkan dinobatkan sebagai game simulasi terbaik di ajang Gamescom 2013 kemarin. Diposisikan sebagai game next-gen, War Thunder ternyata hanya memuat Playstation 4 dan PC sebagai platform rilis. Lantas kenapa tidak dengan Xbox One? Dalam wawancaranya dengan situs gaming – Edge, Anton Yudintsev dan Kiril Yudintsev mengungkapkan alasan di balik proses pengembangan War Thunder.
Kompleksitas prosedur yang harus ditempuh Gaijin sebagai developer indie untuk merilis War Thunder di Xbox One menjadi salah satu alasan. Walaupun Microsoft sudah menjanjikan dukungan yang lebih kuat kepada developer indie, namun realisasinya disebut Yudintsev masih jauh dari harapan dan kebutuhan para developer. Alasan krusial yang lain? Bahwa Microsoft tidak mengizinkan fitur cross-platform gameplay, sementara Sony membuka fitur tersebut – memungkinkan gamer War Thunder dari Playstation 4 untuk bermain bersama dengan gamer War Thunder dari PC. Aneh memang, namun inilah yang terjadi.
Gaijin Entertainment juga secara terbuka menjelaskan bahwa fakta spesifikasi Playstation 4 yang lebih kuat daripada Xbox One juga menjadi alasan lain yang tidak kalah penting. Proses pengembangan pun menjadi lebih mudah berkat kemampuan yang mendekati PC. Mereka menyatakan bahwa GPU Playstation 4 mampu menawarkan performa 40% lebih kuat daripada Xbox One. Fakta bahwa Playstation 4 menggunakan DDR5yang notabene 50% lebih kuat daripada DDR3 yang diusung Xbox One menjadi pemicu. Walaupun demikian ia juga mengungkapkan bahwa Xbox One akan memiliki kemampuan memory write yang lebih bisa diandalkan.
Ini tentu menjadi fakta yang aneh, bagaimana Sony dan Playstation 4 justru mampu mengusung fitur cross platform dengan PC – yang sebagian besar memang diwakili Windows, pondasi utama Microsoft. Sementara di sisi lain, Xbox One yang notabene justru merupakan milik Microsoft tidak mengusung fitur yang satu ini.What are you thinking, Microsoft?!

EA:Battlefield 4 Konsol Tidak Akan Bisa Kalahkan Versi PC


Menurut executive producer Patrick Bach, versi PC dari Battlefield 4 akan lebih bagus dibandingkan dengan versi konsolnya, meskipun konsol tersebut adalah konsol next-gen seperti Xbox One dan PlayStation 4.
"Dari segi CPU dan GPU, tidak, PlayStation 4 dan Xbox One tidak akan bisa mengalahkan versi PC," jelas Bach kepada VideoGamer. "PC akan selalu ... kamu bisa menambahkan apapun ke PC, selalu lebih baik, lebih banyak."
Namun Bach meyakinkan bahwa versi konsol next-gen dan versi PC tidak akan berbeda terlalu jauh bagaikan siang dan malam. Meskipun begitu, dia tidak bisa memastikan apakah gamenya akan tampil secantik footage"Fishing in Baku" di konsol next-gen atau tidak. Tapi yang paling menarik bagi Bach adalah, akhirnya pemilik konsol bisa menikmati pengalaman main Battlefield secara penuh.
"Ini adalah game yang sama, punya fitur yang sama, 64 pemain, dan 60 fps. Konsol next-gen bisa menghilangkan jurang antara PC dan konsol," tutupnya.
Battlefield 4 selain dirilis di konsol next-gen dan PC, juga akan rilis di Xbox 360 dan PlayStation 3 pada tanggal 29 Oktober 2013


Saint Row IV


Dua tahun yang lalu, Volition berhasil membawakan sebuah game open-world Saints Row: The Third yang boleh dibilang "edan". Tahun ini, Volition yang sudah berpindah tangan dari THQ ke Deep Silver, kembali mengeluarkan seri berikutnya yang berjudul Saints Row IV.
Pilih yang mana?
Mengingat bulan depan kita akan kedatangan Grand Theft Auto V, sebuah game open-world yang juga sudah dinanti-nantikan oleh seluruh dunia, adakah alasan untuk memainkan Saints Row IV? Jangan salah, ternyata alasannya sangat banyak!
Saints Row IV mengisahkan kita sebagai pimpinan Third Street Saints yang setelah menyelamatkan dunia dari ancaman misil nuklir, kini diangkat menjadi presiden Amerika Serikat. Namun kedamaian tidak berlangsung lama, karena bumi diserang oleh alien Zin Empire yang menangkapi semua orang yang menurut mereka 'pantas' untuk dikoleksi dan dipenjara dalam sebuah dunia virtual reality. Para anggota kabinet Amerika juga diculik semuanya, termasuk Pierce Washington, Kinzie Kensington, Shaundi, Matt Miller, serta sang presiden sendiri.
Emperor Zinyak menculik para anggota Saints.
Setelah membebaskan diri dari kapal alien, dimulailah perjuangan Third Street Saints untuk menyelamatkan rekan-rekan mereka serta mengalahkan sang raja Zin Empire, Emperor Zinyak.
Game open-world di dunia virtual reality.
Saints Row IV, sama seperti Saints Row: The Third, merupakan game action open-world dimana pemain bebas mau menjalankan misi yang diberikan, atau mau mengacau saja di kota. Saints Row: The Third memang edan, namun Saints Row IV berhasil meningkatkan keedanan tersebut dengan menambahkan Super Power.
Super power telekinesis untuk melemparkan benda ke lawan.
Dalam dunia virtual reality yang berlokasi di Steelport, kita akan mendapatkan kekuatan super seperti berlari sangat kencang serta melompat sangat tinggi. Seiring jalannya cerita, kekuatan yang didapatkan oleh presiden Amerika Serikat tersebut akan bertambah banyak, mulai dari Freeze Blast, Fire Blast, Telekinesis, Stomp, tendangan maut dan sebagainya. Kita juga bisa meng-upgrade kekuatan super ini menggunakan cluster yang tersebar di pelosok kota.

PES 2014 Tampil Dengan Trailer Baru Dan Video Gameplay



Konami telah memperlihatkan trailer baru dan sebuah video gameplay dari Pro Evolution Soccer 2014. Judul tahunan ini digarap ulang dari dasar menggunakan engineterbaru, FOX Engine. Lihat bagaimana engine itu membawa perubahan dari segi visual dan gameplay pada dua video berikut ini.

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=foGfXQ73jHw


http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=Nz74tfGxmxU

Seperti yang kamu sudah saksikan, kini permainan menjadi lebih luwes dan memiliki banyak animasi pergerakan baru, mulai dari cara menggiring hingga cara kiper melempar bola. Meskipun begitu, terlihat bahwa pemain masih terasa berat ketika menggiring bola. Bagaimana dengan pendapatmu?

Fitur-Fitur Yang Akan Hadir Di PES 2014

pes 2014


Seperti yang sudah kita ketahui bahwa tahun ini, Pro Evolution Soccer 2014 alias PES 2014 akan hadir dengan dimotori oleh FOX Engine. Selain itu juga dalam detail pertama yang diungkap oleh Konami ini disebutkan bahwa desain player akan semakin realistis dan desain baju dan player akan dibuat berbeda, sehingga memungkinkan baju untuk tertarik pemain lain selama pertandingan berlangsung.
Nah, meskipun begitu, ternyata Konami menyimpan sejumlah fitur yang benar-benar bisa membuat permainan bola semakin realistis. Sumber yang kami percaya memberikan bocoran pada kami megenai apa saja fitur-fitur mengerikan yang akan dimasukkan ke dalam PES 2014.
1.Melawan Wasit
   Dalam game PES 2014, jika gamer merasa dirugikan wasit, gamer bisa melakukan protes. Gamer bisa mempertanyakan keputusan yang wasit buat. Jika gamer melakukan protes, maka keputusan wasit pada saat-saat pelanggaran atau hal lainnya yang menuai kontroversi selama pertandingan akan berubah. Tapi hat-hati juga, karena jika protes berlebihan bisa berpotensi untuk dikartu kuning, bahkan di kartu merah!
2.Pemain ke 12 Ikut Bermain
   Jika gamer berharap pertandingan dalam PES 2014 akan datar seperti game PES yang sebelumnya, saya rasa jangan terlalu berharap. Karena kabarnya game PES 2014 akan melibatkan pemain ke-12 alias penonton. Kemenangan atau kekalahan gamer selama pertandingan berlangsung akan memberikan reaksi yang berbeda pada penonton. Aksi mereka yang bermacam-macam, ada yang menyalakan mercon, melempar sampah botol atau meninggalkan stadion. Tapi yang menariknya, ada satu momen dimana sang supporter akan melancarkan sinar laser kepada para pemain yang tentu saja akan membuat pemain (khususnya kipper) kebingungan dalam menjemput bola.
3.Timnas Indonesia Akan Ikut Bermain
   Lagi-lagi Indonesia menjadi incaran para developer game. Kabarnya Konami akan melisensi banyak klub dan negara. Kabarnya Konami akan melisensi hingga 175 negara dalam ranking FIFA. Dengan kata lain, timnas Indonesia akan masuk memeriahkan game PES 2013 ini, karena tim didikan Rahmad Darmawan ini termasuk dalam urutan 172.
Sebetulnya masih banyak detail-detail lainnya yang diberikan sang developer terkait game PES terbaru ini. Jadi kita tunggu saja kabar berikutnya.

Jelang Peluncuran,Rumor Terbaru XBOX 720 Beredar

detail berita

Kabar terbaru mengenai Microsoft Xbox 720 kembali beredar. Jelang peluncuran konsol game anyar tersebut, Selasa 21 Mei 2013, rumor hangat bersliweran di jagad maya.

Dilansir Gawdalmighty, Senin (20/5/2013), konsol game terbaru dari Microsoft ini sebelumnya dikabarkan mengusung fitur always-on, di mana pemain harus selalu terhubung dengan internet. Terkini, informasi terbaru menyebut bahwa Xbox 720 tidak mengusung fitur always-on.

Dengan demikian, pemain tidak harus terhubung dengan internet ketika ingin bermain game di Xbox 720. Selain itu, konsol game generasi terbaru ini akan didukung dengan teknologi sistem gerak Kinect 2.0 dan controller Xbox terbaru.

Kinect 2.0 akan memiliki peningkatan akurasi lebih baik dari pendahulunya. Sementara untuk controllerXbox terbaru, kabarnya tidak ada perubahan fisik. Namun, teknologi baru yang disematkan akan menambahkan 16 persen peningkatan daya baterai.

Tidak hanya itu, konsol game terbaru yang kabarnya memiliki nama Fusion ini memiliki fitur Xbox TV. Fitur ini disebut-sebut akan menjadi pesaing dari Apple TV. Pengguna Xbox TV harus membayar USD100 untuk layanan berlangganan

Desain Konsep PS4




Sony Berkolaborasi Dengan Intel Demi Luncurkan PlayStation 4
Ada kabar baru datang dari pihak Sony, dimana kabarnya kini tengah bekerja sama dengan pihak Intel. Keduanya sedang berkolaborasi untuk meluncurkan konsol Nintendo Wii generasi berikutnya. Sony sendiri kini tengah berkutat dalam merancang PlayStation 4.

Ketika dulu pihak Sony meluncurkan PS3, perusahaan tersebut mengemukakan bahwa konsol game tersebut akan berumur sekitar sepuluh tahun. Tampaknya, bagaimanapun, para pengembang tidak keberatan berpikir ke depan dan kini sedang bereksperimen dengan desain terbaru mesin game generasi selanjutnya.
Pihak Sony diduga sedang merancang desain yang didasarkan pada pihak Intel yang nantinya akan meluncurkan processor Larrabee dengan terintegrasi dengan grafisnya, namun saat ini pihak Intel sendiri tengah menunda peluncuran dari processornya. Ini artinya kemungkinan besar processor Larrabee tidak akan bisa berkompetisi dengan processor terbaru dari AMD dan grafis dari NVIDIA. Konon katanya pihak Sony sedang mempertimbangkan rancangan desain yang didasarkan pada CPU multi-core..

System Level Integration: Multi-Core CPU or Multi-Chip ASIC Arrays
Produsen konsol tersebut kini tengah melihat beberapa desain dari arsitektur Cell, yang digunakan dalam PlayStation 3. Arsitektur ini lebih sulit untuk diterapkan dalam implementasi mendatang, yang mungkin telah berkontribusi terhadap PlayStation 3 yang mana telah membuat perusahaan tersebut mengalami kerugian untuk setiap konsol PS3 Slim yang dijual.
Belum jelas kapan kiranya PS4 akan keluar tapi tampaknya pihak Sony sendiri akan lebih berhati-hati dalam mendesain konsol terbarunya itu.

10 Game Paling Ditunggu Di Tahun 2013




1. Crysis 3

Dikarenakan Cry Engine 3 berhasil membuat kota New York menjadi hutan belantara. Merasakan keindahan hutan Amazon di New York. Selain itu Pertarungan antara Prophet dengan insiden yang terjadi di Crysis 2 sebelumnya membuat kisah dalam Crysis 3 menjadi kian menarik. Apalagi Prophet membawa busur panah, membuat game ini menjadi keren " tidak melulu harus menggunakan senjata api, AC III juga membawa senjata busur panah hingga Tomb Raider pun juga.
2. Rainbow Six: PATRIOTS
Sebuah konpirasi yang terjadi di Amerika, The Patriots " sekelompok orang yang hendak merevolusi Amerika dengan caranya sendiri. Di sinilah tugas Rainbow Six berada, walaupun detail game ini masih belum berlanjut. Ubisoft sebagai publishernya tidak akan mengecewakan gamers (kecuali DRM nya kembali dipergunakan lagi, itu jadi lain soal).
3. SimCity
Jauh sebelum kemunculan The Sims, sudah ada SimCity. Kini, Electronics Arts sedang mengembangkan versi baru game ternama ini. Preview awal menunjukkan SimCity cukup menjanjikan. Dengan basis penggemar yang banyak, boleh jadi SimCity akan sukses berat di 2013.
4. Battlefield IV
Selain CoD, jangan lupakan rivalnya " Battlefield series. Walupun sempat menimbulkan kecemasan karena BF 3 akan terancam tidak di dukung. Jangan khawatir, baik EA dan DICE bersepakat untuk tetap men-support BF 3 sampai beberapa tahun ke depan. Baik Battlefield IV sendiri tidak serta merta akan meluncur di tahun 2013, mungkin menunggu kehadiran console next-gen selanjutnya.
5. The Last of US
Akan dipublikasikan oleh Sony, The Last of US termasuk salah satu yang paling diperhitungkan. Game ini bertemakan zombie. Pemain dikisahkan seorang diri melawan zombie di dunia yang sudah berantakan. Namun, ia dibekali hanya dengan senjata terbatas sehingga harus mengandalkan otaknya untuk bertahan.
6. God of War: Ascension
Sejak debutnya pada tahun 2005, serial game petualangan ini selalu mendapat kesuksesan di pasar ataupun di mata kritikus. Trilogi originalnya terjual di kisaran 21 juta kopi. Sony selaku produsennya memutuskan bahwa karakter utama Kratos akan kembali beraksi di seri terbaru ini. Kratos siap bertarung lagi dengan brutal di 2013.
7. Watch Dogs
Ubisoft mencuri perhatian arena E3 2011 dengan memperkenalkan game Watch Dog ini. Masih sedikit memang penjelasan dari Ubisoft mengenai game bertema aksi ini. Yang pasti, Watch Dogs sudah diperhitungkan para gamer untuk menjadi salah satu video game terbaik di 2013. Kita tunggu saja.
8. Destiny
Belum banyak detail diketahui tentang game bertajuk Destiny ini. Yang pasti, Destiny sudah mendapat perhatian luas, bahkan disebut-sebut berpotensi jadi salah satu game terlaris di 2013. Penyebabnya, Destiny dikembangkan oleh developer game kenamaan Bungie yang terkenal karena seri game Halo. Activison mendanai pengembangan game ini senilai USD 140 juta. Bisa dipastikan game berkualitas.

9. Grand Theft Auto V
Grand Theft Auto jelas adalah salah satu game paling legendaris. Game brutal besutan Take Two Interactive ini punya basis penggemar yang sangat luas, terlepas dari segala macam kontroversi yang menyertainya. Nah, di pertengahan 2013, seri terbaru Grand Theft Auto V kabarnya siap dipasarkan. Take Two Interactive sudah merilis trailernya meski masih cukup sedikit detail yang muncul tentang game ini.
10. Gears of War: Judgment
Trilogi Gears of War cukup menancap di hati penggemar game. Buktinya, triloginya menghasilkan pendapatan sekitar USD 1 miliar bagi penciptanya Microsoft dan developer Epic Games. Seri terbaru Gears of War: Judgement dilaporkan siap meluncur pada tahun 2013. Seri ini mengisahkan masa-masa awal para karakter tangguh di game perang-perangan tersebut.