Recent Post

Kecewa,Panasonic Keluar dari Pasar Smartphone Jepang

Panasonic

Awal Agustus lalu, beredar rumor perusahaan raksasa elektronik asal Jepang, Panasonic akan mengundurkan diri dari pasar smartphone Jepang. Memasuki penghujung Agustus ini, rumor tersebut makin mendekati kenyataan. Sekalipun masih dapat menghasilkan smartphone khusus untuk pengguna korporat, namun Panasonic tidak mampu bersaing dengan vendor lokal maupun di luar negaranya sendiri. Mereka juga kecewa dengan salah satu operator terbesar yang selama ini menjadi tumpuannya selama memasarkan samrtphone Panasonic.
Surat kabar bisnis lokal, Nikkei melaporkan, pihak Panasonic akan menghentikan penjualan smartphone konsumen pada akhir tahun ini. Mereka juga berencana untuk menghentikan sepenuhnya produksi perangkat tersebut pada Maret 2014 mendatang.
Pihak perusahaan mengaku kecewa setelah salah satu operator seluler terbesar di Jepang, NTT DoCoMo memutuskan untuk berhenti memasok smartphone besutannya. Terlebih beberapa waktu lalu, NTT DoCoMo lebih memilih menjalin kerja sama bundling dengan Sony dan vendor asal Korea Selatan yang tengah melesat penjualannya, Samsung.
Bukan hanya itu saja yang menyebabkan Panasonic mesti mundur dari pasar negeri sakura tersebut. Pasalnya, sejak Juni lalu, Panasonic mencatat penjualan smartphone yang semakin memburuk selama periode April hingga Juni. Selain itu, sewaktu masih menjalin kontrak dengan NTT DoCoMo, operator itu malah lebih prioritaskan pemasaran besar-besaran melalui diskon khusus untuk smartphone besutan Sony dan Samsung. Hal ini yang membuat Smartphone Panasonic kalah pamor dari keduanya dan tidak diperhatikan NTT DoCoMo.
Kabar ini cukup mengejutkan. Padahal Mei lalu, Panasonic dikabarkan akan merilis sebuah smartphone Android baru anti-air, yakni Eluga P. Perangkat itu dikhususkan untuk pelanggan Jepang maupun global yang mendambakan smartphone high-end dan siap bersanding dengan Sony Xperia Z dan HTC One. Tidak diketahui pasti, apakah pengunduran diri dari pasar Jepang ini juga berlaku untuk negara lainnya, terutama India dan Cina yang menjadi basis penjualan Panasonic.
Sekedar catatan, Panasonic Mobile sendiri mulai memasok terminal komunikasi mobile pada 1979 silam dan menjadi yang pertama dalam menciptakan perangkat ponsel automobile di jaringan 800MHz “TZ-801. Perangkat itu digunakan untuk perusahaan lokal seperti Nippon Telegraph dan Telephone Public Corporation. Model pertama TZ 801 cukup besar dengan berat mencapai 7kg dan bentuknya pun menyerupai sebuah tas yang disangkutkan ke bahu pengguna.
Perusahaan tersebut sempat memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan industri ponsel mobile di negara itu. Pada 1987, Panasonic meluncurkan ponsel pertama yang lebih rasional ukurannya alias kecil guna dipakai mobile, “TZ-802B”. Memasuki 1996, hasil besutan terbarunya, “P201 HYPER” memiliki bobot kurang dari 100gram dan menjadi populer pada masa itu di Jepang, di saat penggunaan perangkat pager sedang marak-maraknya.
Selama tiga periode di pasar Jepang sendiri, Panasonic mencapai tonggak penting dalam sejarah penjualan ponsel. Pada Juni 1997 pihaknya berhasil menjual 10 juta unit, lalu pada 2001 sebanyak 50 juta unit, dan memasuki 2008 Panasonic berhasil menjual 100 juta unit ponsel.


0 komentar:

Posting Komentar